PEUADATAN (ADAT ACEH) SEBAGAI SUMBER NILAI KARAKTER DALAM PAUD ISLAM

Authors

  • Fitriani STIT Syekhsaman Al-Hasan
  • Robi Efendi STIT Syekhsaman Al-Hasan

Abstract

Peuadatan, yaitu sistem adat istiadat masyarakat Aceh, tidak dapat dilepaskan dari falsafah historis Adat bak Poteu Meureuhom, Hukom bak Syiah Kuala, yang mencerminkan hubungan simbiosis antara kekuasaan adat dan hukum Islam dalam masyarakat Aceh. Falsafah ini menempatkan adat Aceh bukan sebagai tradisi sekuler, melainkan sebagai ekspresi budaya yang telah terislamisasi secara menyeluruh, sehingga berpotensi besar menjadi sumber nilai karakter yang kaya bagi pendidikan anak usia dini Islam (PAUD Islam). Artikel ini bertujuan untuk mengkaji relasi filosofis antara adat Aceh dan hukum Islam, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terkandung dalam berbagai tradisi peuadatan Aceh, serta menganalisis bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan anak usia dini Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yaitu mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis buku, artikel jurnal nasional maupun internasional, serta dokumentasi sejarah yang relevan dengan adat Aceh dan pendidikan karakter anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi peuadatan seperti Dodaidi/Peurateb Aneuk (tradisi lagu pengantar tidur), adat keumaweuh, dan berbagai adat kebersamaan lainnya berfungsi sebagai kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) yang informal, yang menanamkan nilai tauhid, akhlak, rasa syukur, penghormatan kepada yang lebih tua, kerja sama, dan tanggung jawab sosial kepada anak sejak masa bayi melalui repetisi dan ikatan emosional yang kuat. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai peuadatan secara sengaja ke dalam kurikulum PAUD Islam menawarkan pendekatan pendidikan karakter yang berakar budaya dan koheren secara religius, memperkuat identitas keislaman dan keacehan anak secara bersamaan, sekaligus turut berkontribusi terhadap pelestarian warisan adat Aceh bagi generasi mendatang.

Downloads

Published

2024-03-15