URGENSI TAZKIYATUN NAFSI DALAM PENDIDIKAN ISLAM

Authors

  • Muhammad sa’dullah Muhammad sa’dullah 1Universitas K.H Abdul Chalim, Mojokerto, Indonesia

Keywords:

Tazkiyatun Nafsi, Pendidikan Islam, Imam Al-Ghazali, Akhlak, Penyucian Jiwa

Abstract

Pendidikan Islam tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan aspek intelektual, tetapi lebih utama dalam membentuk kepribadian yang bersih dan berakhlak mulia. Salah satu konsep penting dalam pendidikan Islam adalah Tazkiyatun Nafsi (penyucian jiwa), yang berfokus pada pembersihan hati dari sifat-sifat tercela dan penanaman akhlak terpuji. Imam Al-Ghazali, sebagai salah satu tokoh besar dalam khazanah pemikiran Islam, memberikan perhatian besar terhadap pentingnya Tazkiyatun Nafsi dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam urgensi Tazkiyatun Nafsi dalam pendidikan Islam berdasarkan pemikiran Imam Al-Ghazali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yakni dengan menganalisis karya-karya Imam Al-Ghazali seperti Ihya’ Ulum al-Din dan beberapa referensi terkait lainnya. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk menggali makna konsep dan implementasi Tazkiyatun Nafsi dalam konteks pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Imam Al-Ghazali, Tazkiyatun Nafsi merupakan fondasi utama dalam pendidikan. Penyucian jiwa dianggap sebagai langkah awal dan inti dalam membentuk pribadi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Tanpa pembersihan hati, ilmu yang diperoleh dapat menjadi bumerang dan tidak membawa manfaat. Dalam era modern, konsep ini tetap relevan sebagai solusi terhadap berbagai krisis moral dan degradasi nilai yang melanda dunia pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan Islam perlu secara sistematis mengintegrasikan nilai-nilai Tazkiyatun Nafsi dalam seluruh proses pembelajaran dan pembinaan karakter peserta didik.

Downloads

Published

2026-06-05